Semuanya Tentang Mindset: Kegagalan Adalah Persiapan

kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda

Semuanya tentang mindset, bagi saya pribadi, ketika disuguhi pertanyaan bagaimana kegagalan yang sudah terjadi atau yang mungkin terjadi menyiapkan saya untuk berhasil di kemudian hari.

Mengenal Definisi Kegagalan

Pada dasarnya kegagalan adalah kondisi di mana suatu usaha, rencana, atau proses tidak mencapai hasil yang diharapkan alias tidak sesuai ekspektasi kita.

Kegagalan dapat terjadi dalam berbagai aspek kehidupan, seperti bisnis, pendidikan, hubungan, atau teknologi. Namun demikian, Secara umum, kegagalan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya perencanaan, kurangnya keterampilan atau sumber daya, kesalahan teknis, atau faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan.

Menyikapi Kegagalan Dengan Mindset Yang Tepat

Lalu bagaimana menyikapi kegagalan itu sendiri, agar tidak membebani kita terus menerus?

Bagi sebagian orang, kegagalan seringkali dianggap sebagai bagian dari proses belajar, karena memberikan pengalaman dan wawasan yang dapat digunakan untuk perbaikan di masa depan.

Namun tak sedikit juga yang menganggap bahwa kegagalan adalah suatu bentuk ketidakmampuan atau tidak becusnya diri sendiri dalam mengambil tindakan atau langkah yang tepat.

Bagi saya sendiri, saya lebih suka menyikapi kegagalan secara positif, apapun yang terjadi setelah semua usaha dan upaya yang saya lakukan, pasti selalu ada sisi positifnya.

Ibarat kata, niat hati ingin masak nasi, malah lalai dan jadilah bubur. Kecewa iya, tapi selanjutnya apakah karena jadi bubur saya harus menahan lapar? Tentu saja tidak, saya lebih memilih mengolah bubur ini menjadi terasa enak, dengan sejumlah tambahan dan modifikasi tentunya.

Begitu juga dalam menyikapi kegagalan, tentu saja kita tidak boleh terpaku pada kata “gagal” saja, namun kita perlu melihat keluar kotak atau “out of the box” untuk mengetahui apa saja hal-hal penting di balik kegagalan tersebut. Bukan mencari kesalahan, namun evaluasi diri dan situasi.

Tips Menyikapi Kegagalan dengan Bijak

Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi bisa menjadi pelajaran berharga untuk tumbuh dan berkembang. Berikut beberapa cara menyikapi kegagalan dengan bijak:

1. Dekatkan Diri Pada Tuhan

Jangan buru-buru ambil tindakan, tenangkan hati dan pikiran dengan ibadah dulu ya. Buat yang muslim sujudnya dan shalat malam lakukan, buat yang agama lain ibadahnya di tambah.

Dekat dengan Tuhan itu menjauhkan kita dari yang namanya putus asa loh.

2. Terima dan Akui Kegagalan

Sebagai manusia kita pasti punya kelemahan dan peluang berbuat salah. Jadi, Jangan menyangkal atau mencari kambing hitam. Akui bahwa kegagalan telah terjadi sebagai bagian dari perjalanan hidup yang sangat normal.

Karena tak ada satupun manusia di dunia ini yang sempurna, maka jangan menghakimi diri sendiri dengan kalimat bodoh dan tak becus. Anda hanya belum cukup belajar kok.

3. Evaluasi dan Pelajari Kesalahan

Kegagalan sebenarnya hadir agar kita melakukan Analisis mendalam terhadap proses yang menyebabkan sebuah kegagalan, apa yang salah, apa faktor penyebabnya, dan bagaimana memperbaikinya agar tidak terulang di masa depan.

Pelajari banyak hal dari kesalahan, agar pondasi kita dalam menggapai sebuah keinginan dan membangun cita-cita itu lebih kokoh. Secara logika, tidak mungkin sebuah bangunan besar, punya pondasi yang biasa-biasa saja kan?

4. Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Jangan menyalahkan diri sendiri secara berlebihan, jangan memberikan penghakiman yang keras pada diri sendiri. Ingat bahwa semua orang pernah gagal dan itu hal yang wajar.

J.K Rowling penulis Harry Potter saja ditolak naskahnya puluhan kali lebih, namun memilih bangkit lagi. Kolonel Sanders penemu KFC di tolak ratusan kali namun tak pernah menyerah. Lalu apakah anda yang baru gagal beberapa kali jadi langsung ingin bunuh diri? hehehehe,,,,

5. Tetap Berpikir Positif

Ini yang sangat penting, Tetap berfikir positif. Fokus pada pelajaran yang didapat daripada terjebak dalam rasa kecewa. Gunakan kegagalan sebagai motivasi untuk mencoba lagi.

Tahukah anda bahwa banyak penelitian membuktikan bahwa apa yang anda pikirkan terlalu sering, bisa terwujud karena seringnya anda pikirkan. So, please stay positif dan tetaplah memasang pikiran positif atas apapun yang terjadi.

Itu fakta dan realita, bukan teori semata!

6. Belajar Lagi dan Buat Rencana Baru

Setelah memahami kesalahan, mengetahui berbagai faktor yang menyebabkan kegagalan itu, gass belajar lagi dan buat strategi yang lebih baik agar usaha berikutnya lebih efektif.

Soalnya Tirto Utomo, yang Pendiri Aqua dulu dicibir dan ditolak ratusan kali karena jualan air minum dalam kemasan, yang jelas-jelas kala itu air masih melimpah dan mudah di dapat. Tapi, apakah dia menyerah? Oh tidak ferguso,,, dia bangkit dan atur strategi lagi dong.

7. Minta Masukan dan Dukungan

Jangan ragu untuk berbicara dengan orang yang lebih berpengalaman, mentor, atau teman yang dapat memberikan perspektif dan dukungan.

Minta masukan mereka secara jujur, jangan takut apabila kita dikoreksi, apalagi tujuannya untuk membangun diri, dukungan itu bukan hanya berbentuk materi, namun juga ide-ide dan pandangan yang berguna untuk kita melangkah maju.

8. Bangkit dan Coba Lagi

Selagi hayat dikandung badan, ayo bangkit dan coba lagi! Jangan menyerah hanya karena satu kegagalan. Karena kesuksesan itu ditempa berulangkali dengan berbagai ujian dan kegagalan sebelum akhirnya sukses. Gunakan pengalaman tersebut untuk mencoba lagi dengan cara yang lebih baik.

Nih ya, biar jadi motivasi dikit, habis nemu di chat GPT, supaya anda sadar, bahwa banyak yang ditolak ratusan kali tapi bangkit lagi dengan mindset yang kokoh seperti :

  1. Thomas Alva Edison – Sebelum menemukan lampu pijar, Edison mengalami lebih dari 1.000 kali kegagalan. Namun, ia tetap bertahan dan berkata, “Saya tidak gagal 1.000 kali. Saya menemukan 1.000 cara yang tidak berhasil.”
  2. James Dyson – Sebelum sukses dengan vacuum cleaner tanpa kantong, Dyson mengalami 5.126 prototipe gagal dan menghabiskan tabungannya selama 15 tahun. Kini, merek Dyson menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka.
  3. Walt Disney – Awalnya, ia pernah dipecat dari sebuah perusahaan surat kabar karena dianggap “tidak cukup kreatif.” Selain itu, ide Disneyland ditolak berkali-kali oleh investor sebelum akhirnya sukses besar.

Nah, masih mau tetap berkutat dengan satu kegagalan itu saja, Jangan ah, yuk bangkit lagi dan perjuangkan mimpimu! Coba baca buku-buku referensi di bawah ini juga, siapa tahu kamu terinspirasi

*salam sukses dari diriku yang terus belajar banyak hal baru sepanjang perjalananku, yang akhirnya membuatku hingga saat ini bisa kerja remote dari sana sini. Alhamdulillah

Prompt tulisan harian
Bagaimana kegagalan yang sudah terjadi atau yang mungkin terjadi menyiapkan Anda untuk keberhasilan di kemudian hari?

Tinggalkan komentar